Jaga ‘Keindahan Lingkungan’ Tempat Kita Bekerja
Apapun, dimanapun dan kapan saja kegiatan Anda saat ini, Senantiasa ‘Jaga Kebersihan, Keindahan dan Kelestarian Alam’.
Apalagi bila ada atau Banyak Kegiatan ditempat tersebut, Kegiatan Pertanian, Industri, perdagangan dan Industri Migas. Industri Apapun dan aktivitas Ekonom apapun itu, kapanpun, semua wajib menjaga kelestarian kebersihan lingkungan dan alam.
Jaga keberlangsungan sumberdaya alam. Jaga keseimbangan Lingkungan dan Cegah adanya kerusakan alam.
Kegiatan industri, ekonomi dan bussiness serta kegiatan manusia, secara umum sering dinamai pembangun. Namun perlu perhatian khusus bila mengeploitasi alam, jaga keseimbangan Alam. Setiap “kegiatan manusia, industri apapun, jaga kelestarian alam disertai perawatan. Menjaga Kondisi Alam tetap baik dalam situasi apapun, menjadi tugas utama, setara dengan kinerja semua pihak di semua lokasinya.
Kodrat manusia adalah menjaga Alam, memanfaatkan secara berimbang dan merawat nya. Manfaat alam sepanjang waktu, perlu perawatan dan lestarikan, sebagai cara bersyukur kepada Sang Maha Pencipta
Jangan Buang Sampah maupun Limbah Apapun Sembarangan.
Alam Dan Lingkungan Itu Indah
Semua Kegiatan harus bisa memberi manfaat yang baik kepada semua pihak secara berkesinambungan dengan hasil yang optimal. Itulah kodrat manusia dalam mengatur alam dan lingkungan untuk senantiasa baik. Selalu kaji dampak lingkungan saat suatu konsep disiapkan akan dibangun.
Membangun Industri, atau Membangun Sarana Apapun, umumnya membutuhkan enersi, diantaranya enersi listrik dan BBM.
Sarana transportasi jelas masih banyak memerlukan bahan bakar minyak. Dengan demikian BBM (Bahan Bakar Minyak) masih menjadi salah satu pilihan.
Kilang BBM, umumnya, selain memproduksi BBM, memproduksi produk lain. Produk low value secara ekonomi (dibawah harga bahan baku BBM) dan produk sampingan lainnya, sebagian dikonversi menjadi bahan baku industri lain agar bernilai ekonomi lebih tinggi.
Diantaranya ada yang menjadi produk bahan baku petrokimia. Disebut Petrokimia karena bahan baku diperoleh dari komponen petroleum (minyak bumi).
Contoh, Bahan baku propylene, plastik, PVC dari bahan ‘petrochemicals’ jadi produk industri kimia.
Kelola Lingkungan ‘Internal dan Ekternal’ Kita
Setiap orang menjaga lingkungan agar tetap bersih, sehat, indah dan akrab bagi makhluk hidupnya. Untuk Area Kilang, ‘harus dicegah tumpahan Oil / Minyak / Bahan Kimia dan Air Kotor Bekas’ meresap kedalam tanah.
Ingatlah, setiap bahan yang meresap ke tanah, “bisa” merusak tanah / bawah tanah bila belum bersih. Oleh karena itu, semua cairan dialirkan ‘sesuai jalur masing masing‘.
Oil dan air mengandung oil via pipa, dipisah sesuai prosedurnya. Cairan air kotor via parit / ditch / sewer, dialirkan ke ‘sarana proses lanjut’ untuk memilah kotoran dan membersihkan sesuai metoda pengelolaan yang harus dimiliki setiap kilang.
Pengelolaan hal mandatori agar semua yang kembali ke alam menjadi bahan yang memiliki kualitas sesuai dan ‘siap kembali / dikembalikan’ ke alamnya.
Kembali Ke sungai, atau kelaut, dan sampah padatan dibakar proses lanjut sesuai aturan, Ada yang bisa jadi pupuk, ada yang harus dibuang terisolasi, ada yang bisa jadi bahan bakar lain.
Tanah, Sungai, laut, dan udara bukan tempat pembuangan tanpa aturan kualitas.
Note.
Kelola semua keluaran kilang ke Udara (Asap, Uap dan udara) agar tetap bersih dengan membangun sarana membersih uap, penangkap partikel padatannya dan pembersih bahan kimia gas kilang sebelum di keluar sebagai bahan bakar atau ke udara via cerobong maupun uap.
