"Kilang RNC"
[ 'Kilang BBM Virtual RNC' Pada WebSite "RefineryNusantara.Com" ]
Kilang RNC – RefineryNusantara.Com, merupakan Kilang Virtual – sarana teknis untuk diskusi teori dan informasi berbagai kegiatan yang biasa dilakukan saat operasi kilang yang rutin dan yang biasa dilakukan di Kilang.
Informasi yang disajikan website RNC ini bisa untuk bahan pelatihan. Berbagi pengalaman berbasis pengetahuan teknis tentang peralatan dan berbagai verdor ataupun Process Licensor yang pernah temui atau kunjungi.
Penyajian dicoba sederhana, semoga bermanfaat. Silahkan email jika ada yang perlu disampaikan.
"Kilang RNC dan Blok 'Diagram Kilang Virtual' Untuk Pelatihan" RefineryNusantara.Com
- Crude dari Tanki ke CDU via Desalter
- Desalter membersihkan garam dan kotoran ikutan dari Crude.
- UNIT CDU mendestilasi crode manjadi fraksi produk berdasarkan titik didih dan titik embun bawaan fraksi di tray CDU. Hydrocarbon dalam Crude
- Unit Down-Stream CDU:
- Ada Unit proses treating yaitu proses tanpa atau dengan bahan kimia tertentu atau ada yang perlu H2 (Unit hydrotreating. Kadang ada unit perengkahan yang merubah hidrokarbon menjadi produk lebih bernilai ekonomi tinggi.
- CDU, memisahkan fraksi (C1, C2 dan gas ikutan ringan lainnya), LPG (C3, C4), Light Naphtha dan heavy Naphtha, (Kerosene) komponen avtur, LGO/HGO komponen Solar, dan long residue.
- Vacum Unit Destilasi – Destilasi bertekanan rendah (vakum, dibawah tekanan tasmopheric tertentu).
- Ada Juga Kilang tanpa Vacum Unit Destilasi. Namun Residue nya diolah di FCC, RCC atau RFCC. Pilihan ini sesuai jenis fraksi hydrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi tersebut.
- Kilang menyediakan Tank Farm Crude Oil dan Tanki intermediate, Tanki Blending, Tanki slop oil dan Tanki Finished Produk siap kirim keluar kilang untuk dipasarkan. Ada via perpipaan atau vias perkapalan atau Truk Tanki
'Bergagai Kegiatan' Kilang RNC
'Unit Khusus' RNC
FCC / RCC / RFCC
Unit Proses Khusus - untuk merengkah Fraksi Berat Hasil (sisa) Destilasi Crude Oil.
Perlu Pemahaman Teknologi Peralatan, Paham Cara Kerja Peralatan dan Paham Proses nya sebagai fondasi kehandalan saat Meng-Operasi dan Membuta Conversi Terbaik, Ekonomis Untuk Perusahaan
Kendali Potensi Margin Operasi Kilang
Sangat Tergantung Kepada Pengendalian Yang Baik dan Tepat Pada:
(a). Ada dan Cukup Besarnya nya ‘Margin Laba Operasi Kilang‘(Hasil Jual Produk – Modal Operasi dengan cicilan investasi).
(b). Adanya Dukungan “6 Point Prasyarat Operasional Asset Kilang Yang Handal“dan Produktive, Sebagai Berikut ini:
-
- Kestabilan ‘Ketersediaan’ Utilities Kilang (Kehandalan Operasi dan Kestabilan Supply ‘Utilities’ diseluruh Kilang) (Kestabilan Masing Masing Variable yang disupplai : (P) Tekanan, (T) Temperatur, (T/H) Jumlah Steam, Utilities Water, Cooling Water, BFW, Suplai Udara Utilities ( IA Udara Instrument, N2 Nitrogen, dan PA Plant Air. Kestabilan Supplai Tenaga Listrik, Fuel oil dan Fuel Gas) di setiap saat Unit dan Peralatan Kilang memerlukan. Kilang terganggu ada ‘Sarana dan variable Operasi Ulities” tersebut tidak stabil.
- Peralatan Kilang – yang handal dan Stabil / kokoh untuk dioperasikan Operasi di Unit Unit Proses Jangka Panjang. Suply Bahan Keperluan Operasi – Penyediaan Bahan Baku Operasi. Crude, Catalyst, Bahan Kimia, Fasilitas operasi harian yang tersedia tepat waktu serta Lifting Produk jadi secara terencana dan pelaksanaan yang baik.
- Perawatan Rutin bergantian Saat Operasi didukung Ketersedian Spare parts dan maintenance rutin di luar Perawatan TA berkala.
- Keamanan dan Safety Area dan Peralatan Kilang , semua fasilitas kilang yang terpantau baik dan terkendali, dirawat kesiapannya untuk aman dan siap pakai setiap saat. Siap di audit dadakan setiap saat. Pekerjapun semua berlatih, terlatih siap “In Case Of Emergency” secara unit masing masing ataupun secara over all refinery oleh Team Management Unit ataupun pusat. (Siap Uji)
- Kemampuan Pengelolaan Kilang Oleh Manpower yang tersedia. Aspek Pola Management, Skill dan Kompetensi, Team Work manpower sesuai tugas jabatan yang diperlukan. Apakah sudah terlatih baik dengan bekal pengalaman yang cukup, menjadi taruhan citra keberhasilan operasi untuk Asset KIlang yang padat modal dan penuh resiko tersebut.
- Dukungan Eksternal dari berbagai sektor. Vendor, supplier, outsource manpower, network sesama kilang sejenis, dukungan process licensor dan para ahli terkait infrastruktur peralatan kilang yang dibangun sebagainya, sebagai bahagian be to be antar perusahaan.
