Kebijakan Pro Rakyat Yang Sehat

Kebijakan untuk publik yang ditunggu adalah yang bersifat pasti ketersediaannya dan dirasa sesuai budget publik pengguna secara harian dan bulanan.

Contoh, “Rasa aman”, baik waktu pagi, Siang, maupun malam. Yang lainyya adalah Fasilitas harian, termasuk sarana transport perorangan, mulai dari trotoar bagi pejalan kaki, atau sejenisny. Transportasi publik yang nyaman, membanggakan, aman, biaya terjangkau. Sedangkan kebutuhan primer masyarakat, berupa makan sehat, tempat tinggal baik dan sehat serta sarana pendidikan yang baik dan murah terjangkau oleh masyarakat banyak.

Semua hal diatas sebenarnya saling berkaitan. Standard tata nilai para perencana akan berpengaruh terhadap perilakunya dalam tugas saat akan memperbaiki sistem secara keseluruhan. Memperbaiki atau membangun sesuatu yang baru, memerlukan perubahan cara pandang, yang dipengaruhi oleh kebiasaan dan cara melihat setiap permasalahan  sehari hari. Oleh karenanya, faktor pendidikan menjadi kunci, khususnya untuk jangka panjang.

Contoh. Menilai “rasa aman atau tidaknya suatu daerah, banyak dipengaruhi keterbatasan sudut pandang, dan pendidikkan atau pengalaman. Rasa “Aman” dimulai dari pembangunan sikap rohani, sikap mental masyarakat dalam kehidupan sehari hari.

Di negara maju, rasa aman tampak dari sehari hari. Di kota besar, wanita pulang kerja dan balik kerumah malam pun aman. Antar gedung besar tanpa pagar sehingga security terbatas hanya pada saat akan masuk ruang. Ini tercipta dari adanya rasa aman.

Kota, trotoar lebar, dan antar halte diciptakan menjadi jarak perjalanan sehat per hari, sehingga kegiatan jalan, sekaligus merawat kesehatan masyarakat harian. Jelas design ini menjadi upaya menekan biaya kesehatan.

Transportasi umum membanggakan, murah tapi muatan banyak dan harga terjangkau  oleh masyarakat.  Direksi sampai dengan tukang sapu, pulang pergi bisa saja naik transportasi yang sama (kereta ataupun bus umum yang bagus dan membanggakan.

Sarana untuk kebutuhan primer, makanan, perumahan, dirawat untuk tidak membebani masyarakat, tapi terjangkau.

Banyak design sarana publik oleh instansi perijinan tidak mampu menciptakan kebijakan baik untuk jangka panjang.

Karenanya,  disaat era yang dijanjikan akan ada Revolusi mental, diperlukan orang bijak yang berpengalaman untuk menghasilkan “perencanaan dan keputusan atau perijinan” yang jauh lebih baik, untuk jangka panjang ataupun jangka pendek, yang sejalan untuk menekan cost masyarakat perorangan maupun pemerintahnya.

Revolusi mental, akan kearah yang baik bilamana pendidikan akhlak  dimajukan, diikuti pembelajaran ilmu dan cara pikir sehat yang berbudaya baik. Hukum dan tindakkan pengamanan, bila dominan, ini menunjukkan tidak terbentuknya pembangunan mental yang baik.

Syo

 

 

 

Posted in Uncategorized | Comments Off on Kebijakan Pro Rakyat Yang Sehat

Premium Refinery Nusantara

Premium asal mulanya adalah naphtha (salah satu Produk destilasi minyak bumi) + TEL (sejenis aditif penaik oktan) agar didapat ON 88. Namun isu lingkungan sejak era tahun 2006, mengharuskan TEL (aditif penaik oktan yang mengandung lead alias timbal hitam yang tidak sehat) di stop dan karenanya TEL diganti HOMC (High Mogas Component untuk menaikkankan Oktane ke 88).

Apa itu HOMC, yaitu merupakan produk naphtha (komponen minyak bumi) yang memiliki struktur kimia bercabang dan ring (lingkar) berangka oktan  tinggi (daya bakar lebih sempurna dan instant cepat), Oktan diatas 92, bahkan ada yang 95, sampai 98 lebih. Kebanyakan merupakan hasil olah lanjut Naphtha jadi ber-angka oktane tinggi atau hasil perengkahan minyak berat menjadi HOMC.

Terbentuknya oktane number tinggi adalah hasil perengkahan katalitik ataupun sintesa catalityc di reaktor kimia Unit kilang RCC/FCC/RFCC atau Plat Forming atau proses polimerisasi katalitik lainnya.

Refinery Nusantara memiliki unit FCC/RCC demikian namun tidak banyak, belum mencukupi untuk menjadi pencampur, meng-upgrade Total Naphtha produk nusantara menjadi Premium 88. Masih perlu tambahan dari luar Refinery Nusantara alias import. Mengingat Pakai TEL tidak akrab lingkungan, maka solusinya adalah import HOMC dari luar negeri atau bangun Kilang HOMC. Saat ini tengah dibangun RFCC di salah satu kilang di Nusantara, Jawa Tengah.

Bedanya, dengan TEL volume premium tetap karena TEL bagaikan aditif yang secara volume tidak menambah volume Naphtha saat jadi premium ON 88. Premium + TEL volume sama alias tetap. Namun, Naphtha + HOMC akan menghasilkan volume yang proporsional. Vomul premium akan bertambah sebesar volume HOMC yang menaikkan oktan number naphtha tersebut mencapai ON 88. Biasanya ON naphtha hasil destilasi minyak bumi antara 65 – 75 (tergantung jenis rantai hydrocarbon komponen Minyak Buminya).

Kesimpulan:

  • Premium 88 zaman dulu, Volumen 88 ~ Volume Naphtha ex destilat minyak buminya. (Volume TEL nyaris sangat kecil)
  • Premium 88 zaman saat ini ~ Volume Naphthanya + Volume HOMC Tambahan. (Volume HOMC nyaris sebesar Volume naphtha itu sendiiri sehingga volume bertambah hampir 2 kali lipat)
  • Penambahan HOMC adalah untuk meng-upgrade Naphtha lokal (produk ex destilasi minyak mantah Kilang Nusantara agar laku terjual) jadi BBM akrab lingkungan dan memenuhi kebutuhan pemerintah.
  • Naphtha bisa diupgrade jadi Pertamax 92 – 95 bila dibangun kilang plat-format seperti Kilang Blue Sky Project Balongan yang telah beroperasi, atau sejenis itu di seluruh refinery nusantara
  • Pertanyaannya, sudah semua naphtha lokal ter-upgrade jadi HOMC (Pertamax atau BBM beroktane tinggi)?. Sidah cukupkah unit peng-upgrade tersebut tersedia secara nasional di seluruh kilang dinegeri ini?. Silahkan cari jawabannya. Itulah tantangan Refinery di negeri ini.

 

Syo.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Premium Refinery Nusantara

Pilihan Harga BBM Yang Ideal

Memantau harga BBM Nasional, tampak senantiasa menjadi masalah yang berulang yang menimbulkan gejolak di masyarakat nasional, di berbagai lapisan. Diantaranya Harga telah menjadi faktor penentu inflasi, komoditi isu politik bagi politikus negeri, menjadi ajang demo periodik, menambah kerepotan bagi pengusaha dalam perhitungan biaya transportasi dan sekaligus menjadi faktor ketidakpastian usaha dan ketenangan berusaha.

Bila harga stabil, ada kepastian, ada kestabilan, ada ketenangan. Kenapa itu tidak dipilih. Namun pilihan harga stabil ada dua.

  1. Harga murah yang di subsidi yang membebani negara, dengan besaran subsidi tergantung harga minyak dunia dan pertumbuhan konsumsi yang disubsidi (masyarakat banyak), yang konsumsinya makin membesar,  dengan besaran subsidi yang bergejolak sesuai fluktuasi harga minyak internasional. Besaran subsidi = (harga minyak internasional – harga subsidi – biaya distribusi) per liter nya.
  2. Harga tinggi tanpa subsidi dengan selisih harga yang masuk ke penerimaan negara dari selisih harga wajar (Harga ketetapan pemerintah – minyak dunia – biaya distribusi) per liter nya. Harga ini ditinggikan sehingga pemerintah selalu menerima selisih walau berfluktuasi, tapi tidak membebani negara. Seyogyanya ada penerimaan untuk negara yang akan dikembalikan kepada pembangunan infrastruktur transportasi nasional agar tercipta kelancaran transportasi masyarakat dan industri yang baik.

Harga BBM yang berfluktuasi mengikuti harga dunia, belum waktunya diterapkan di Nusantara ini, karena harga yang labil, berpotensi polemik di masyarakat. Penerapan harga internasional mungkin baik bilamana infrastruktur transportasi masal sudah mapan baik, tersedia cukup, atau variabel transportasi telah teratasi dengan baik, tidak membebani perorangan per liter nya karena digunakan secara masal.

Pilihan 2 akan lebih baik bilamana:

  • Pemerintah membangun transportasi masal seperti kereta api, busway, bus besar, kereta monorel, kapal penumpang, dll yang bersifat masal, yang nyaman, aman dan bergengsi dari hasil penerimaan minyak yang tidak di subsidi.
  • Sarana halte, stasiun dan fasilitas umum pejalan kaki, trotoar dibuat sangat nyaman, aman, bersih dan membanggakan. Tidak memalukan, kumuh, tidak dijadika tempat parkir, atau tempat dagang.
  • Pemda dan masyarakat juga harus memiliki persepsi yang sama akan hak pejalan kaki. Ditengah rotoar tidak boleh ada pembangunan yang mengorbankan lebarnya trotoar, seperti Pot Bunga, tanam pohon ditengah trotoar, atau membangun sesuatu yang mengorbankan hak dan kenyamanan pejalan kaki untuk nyaman berjalan.
  • Bila transportasi masal berkembang, kemudian pajak dan parkir kendaraan kecil dan pribadi di kota besar dinaikkan, untuk mengerem konsumsi BBM perkotaan yang tumbuh makin tidak terkendali.
  • Pajak kendaraan di pedesaan di murahkan, khususnya sebelum transportasi masal tersedia, khususnya kota yang wilayah terpencil yang infrastruktur jalan belum tercukupi.
  • Lebarkan trotoar, sampai bisa buat pejalan kaki, bisa buat mereka yang bawa sepeda, dan bebas dari pedagang asongan dan kaki lima.
  • Cegah adanya pagar  antar gedung. Ini mengindikasikan kemanan belum baik dan ketertiban masyarakat belum tumbuh baik.
  • Standardisasi antar halte bus atau antar stasiun kereta dalam jangkauan pejalan kaki tanpa harus naik taksi. Jangkauan sehat 1000 m s/d 1500 m (10 – 20 menit jalan kaki) akan menyehatkan masyarakat.

Hal diatas telah diterapkan di berbagai negara yang  maju. 

Syo.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Pilihan Harga BBM Yang Ideal

Leadership

Dalam suatu organisasi, selalu dibutuhkan Leader atau pemimpin yang menjadi faktor kunci untuk sukses dalam melakukan koordinasi, memimpin dan menuntaskan tugas organisasi tersebut. Makin besar organisasi tersebut, makin kuat kemampuan leadership yang dibutuhkan.

Tidak bisa disangkal kadang kala ada leader yang muncul secara natural, lahir karena kharismatik alaminya tanpa pelatihan atau ada kekhususan yang sesuai dengan karakter organisasi itu sendiri.

Yang perlu pelatihan biasanya organisasi yang mapan, seperti lembaga di pemerintahan, ABRI,  atau pun perusahaan. Pelatihan biasanya dilakukan berjenjang sesuai hirarkhi kepangkatan dan kebutuhan jabatan.

Berikut, ada beberapa tips yang perlu disadari para leader yang bekerja dalam organisasi yang mapan, khususnya dalam berinteraksi apalagi mengarahkan bawahannya. Hal demikian banyak berhasil dalam praktek di Refinery Nusantara.

  • Visi: Leader diharapkan oleh bawahan selalu mampu memberikan harapan baru. Dalam skala besar dinamai futuristik atau visioner. Dalam kesempatan memberikan pengarahan, jangan lupa menyiapkan diri untuk bisa berbicara hal yang baru, harapan baru atau mengingatkan visi fungsi tugas bidangnya.
  • Misi: Leader berperan selalu mengarahkan tim dan bawahannya untuk tetap fokus mencapai tugas dan perannya, atau disebut misi bidang tugasnya.
  • Positive Motivation: Leader hendaknya menggunakan kata dan kalimat yang menimbulkan semangat atau “positive motivation” dan hindari “negative motivation” seperti ancaman, atau lebih mengutamakan refund / bayaran. Gunakan Positive motivation karena ini akan mampu menggerakkan tim bekerja all out, bahkan bisa melebihi kerja normalnya.
  • Norma & Etika: Leader menjaga norma positive yang menjadi budaya kerja positif dan budaya bangsa yang terhormat, menjadi pengikat keharmonisan dan etika bermasyarakat. Pilih kata yang baik, tetap hormat kepada profesi, keteladanan,  dan kesenioran, namun dengan cerdas lakukan “rule play” a good leader yang terhormat ber-etika. Hidari mempermalu bawahan didepan umum. Jika perlu menegur, lakukan secara forum terbatas dengan cara yang cerdas dan sopan.
  • Tauladan: Leader lebih banyak menjadi idola bawahan. menjadi contoh. Oleh karenanya, cegah perilaku yang kurang tepat, yang akan menghancurkan segalanya. Sebaliknya, disadari bahwa kebaikkan akan memberi dampak baik, keteladanan positif akan memberi dampak yang sama, keuletan dan keharmonisan yang dirasakan akan membangun keharmonisan dan supporting maksimal dari anggota timnya. Ingat, kata yang tajam perlu dihindari, karena bisa menyisakan luka berbekas dihati yang sulit diobati walau sudah minta maaf. Gunakan kata positif. Dalam praktek di Management Refinery Nusantara, sangat penting menjadikan diri setiap ledar menjadi teladan, apalagi dalam disiplin kerja dan kepemimpinan.
  • Apresiatif. Tidak ada salahnya dibiasakan memberikan apresiasi kepada setiap perilaku dan hasil yang positif. Hal demikian akan menambah semangat berlipat ganda, termasuk hasil kerja timnya. Pertajam rasa kemanusiaan walau pekerjaan tersebut mungkin melelahkan, namun penuh semangat.
  • Open-Mind: Leader sebaiknya bersikap terbuka. Keterbukaan tidak akan merusak kewibawaan. Teknik terbuka, diantaranya dengan membiasakan diri mendengar masukkan akan hal yang diperlukan dari siapapun. Apa lagi bila timnya yang mungkin terdiri dari para pemikir dan banyak pengalaman. Namun banyak juga leader tidak terlatih dalam hal ini. Menjadi Pendengar yang baik atau open mind memerlukan persiapan, diantaranya agar dirasakan keikhlasan oleh lawan bicara, open mind (tanpa persepsi dipihak pendengar agar masukkan diterima utuh) untuk bisa mendapatkan informasi maksimal. Jika tidak, maka leader akan bekerja sendiri. Brain power bawahan tidak termanfaatkan dan kekuatan ide timnya tidak berkembang atau tidak maksimal.

Bagaimana mengukur untuk mengetahui kegagalan atau keberhasilan leader suatu organisasi?. Secara umum hanya terlihat berhasil atau gagal setelah periode tertentu. Namun hal tersebut berarti sudah di-ujung akhir. Waktu dan biaya sudah dikeluarkan dan segala sesuatu sudah selesai. Jika bagus yang sukses, jika gagal, ya terlanjur dan rugi. Adakah cara lain untuk lebih dini.

Teknik untuk mengenal awal, bisa dilihat dari semangat dan kebersamaan dalam sharing ide, dan keinginan bawahan untuk bisa berdialog dengan atasan, khususnya dalam dialog ataupun menyampaikan ide. Bahkan bisa bertubi tubi. Sebaliknya jika bawahan lebih tenang bila atasannya jauh, atau tidak berkumpul dalam satu forum, atau bawahan sulit berkomunikasi, maka leader tersebut akan gagal menjadi “orang penting yang merangkai kebersamaan team”-nya untuk mencapai “misi tugas organisasi” yang dipimpinnya. Apalagi bila bawahan ingin pindah atau gelisah.

Hal terpenting adalah jaga harkat kemanusiaan semua anggota dengan kecerdasan emosional para leader, agar hati anggota tim terpanggil dalam membangun kebersamaan yang akan menjadi kunci keberhasilan yang kadang akan menjadi penggerak All-Out nya semua anggota tim untuk mencapai keberhasilan bersama mencapai Misi dan Visi Organisasi.

syo.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Leadership

Norma Yang Salah

Trotoar Dihijaukan, Bukan untuk pejalan kaki

Konsep yang salah atau cara berfikir yang perlu diperbaiki, Inilah yang dijumpai d ibeberapa tempat, hasil karya Pemda

Trotoar Jadi Tempat Pohon, Tiang Listrik & Tiang Telpon

Salah urus, siapa peduli. Demikian terjadi oleh Pemda, PLN ataupun Telkom. Hak pejalan kaki jadi nomer dua

Salah urus, salah mind set, pembiaran, atau siapa peduli. Dalam banyak hal, salah norma, salah urus salah mind set, banyak terjadi di kota kota besar di Indonesia, mungkin mereka yang bertugas untuk tata kota. Perlu pemulihan norma dan pembelajaran norma yang jelas dan benar, agar tidak salah urus. Selayaknya ada koordinasi dan izin.

Trotoar Hak Pejalan kaki - di Jepang

Kota indah bila hak kemanusiaan, hak pejalan kaki diutamakan oleh Pemda. Lihat diatas, Jepang lebih menghargai pejalan kaki, dan menjadikannya indah

Stasiun KAI tanpa Pagar

Stasiun di Indonesia, masih primitif dalam hal safety. Kebiasaan lama, kurang fokus terhadap pelayanan dan safety penumpang – pelanggannya.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Norma Yang Salah

RFCC Training

Team RefineryNusantara.com melaksanakan pelatihan untuk Tim Start-up New RFCC. Tim bekerja profesional walau dalam jumlah terbatas, dengan bekal pengalaman operasi Kilang Nusantara, Kilang RCC Nusantara dan RFCC di LN, serta pernah melatih Tim Timur tengah yang berlatih di Kilang Nusantara, serta berpengalaman dalam Operasi dan Management Refinery Nusantara, merupakan Tim yang dipercayai untuk turut memberi kontribusi persiapan PreCommissionin, Commissioning dan Startup New RFCC.

Virtual DCS

Pelatihan dengan memantau kondisi operasi nyata.

Metoda pelatihan disusun sedemikian rupa, agar dalam waktu yang singkat dan efektif bisa mentransfer Basic knowledge RFCC Process, Membangun skill yang diperlukan atau menkonversikan dari pengalaman operator ex unit proses lain ke RFCC, serta membangun pemahaman lingkup pekerjaan yang harus disiapkan secara team work untuk bisa mengelola pekerjaan besar operasi RFCC.

Tim RefineryNusantara.Com bercita-cita memberi pelatihan dengan metoda ringkas namun efektif, mengingat selama ini, proses penguasaan skill operasi Kilang “tanpa treatment khusus” akan membutuhkan waktu panjang sehingga, kadang berdampak Lag of Competency dibeberapa posisi bila terlambat dalam kaderisasi, karena pelatihan yang tidak mencukupi sebelum alih generasi. Team RefineryNusantara.Com menyediakan metoda relatif singkat dengan pola tertentu. Tentu dengan persiapan dan kontrak tertentu, swerta tergantung client yang akan dijadikan trainee. Dalam pelatihan atau service, berbagai Personil Ahli Khusus terkait Refinery dapat disediakan, bila dinilai dibutuhkan, sesuai tuntutan lingkup tugas. Jiga tertarik, silahkan kontak Admin, email kami.

Best Regards.

Admin RefineryNusantara.Com

Posted in Uncategorized | Comments Off on RFCC Training

New RFCC in Cilacap Refinery

New RFCC in Cilacap Refinery

New RFCC is beying built in Cilacap Refinery

Doakan, dalam waktu dekat, Kilang Nusantara akan makin kuat dalam memproduksi HOMC kebutuhan Nusantara. Salah satu solusi penyediaan BBM Nasional dan penyediaan LPG, Propylene dan komponen IFO. RFCC dibangun di Cilacap merupakan lisensi UOP. VSS RFCC, adalah teknologi modern RFCC.

Posted in Uncategorized | Comments Off on New RFCC in Cilacap Refinery

Perubahan Tata Nilai Bangsa

Perkuatan Tata Nilai, Norma dan Aturan Hukum, adalah Solusi sisi lain dari Korupsi, untuk mengimbangi kemajuan Teknologi,  Ekonomi Bangsa dan Pola Hidup Konsumtif 

Perubahan dan  Kemajuan Teknologi dewasa ini, diikuti berkembangnya gaya hidup mewah dan kebiasaan hidup konsumtif yang pesat. Perubahan ini membawa pengaruh terhadap gaya hidup, norma perorangan dan masyarakat. Dampak pola hidup konsumtif yang berkembang, membudaya,  akan  mendorong kecenderungan untuk bisa menikmati segera hasil kemajuan teknologi, kemewahan dengan segala cara, secara singkat. Manusia akan terdorong untuk memiliki semua kemajuan tersebut. Bila kondisi kecenderungan demikian tidak diikuti dengan pertumbuhan perkuatan norma dan aturan hukum, khususnya norma agama dalam masyarakat dan norma hukum yang dirasakan akan adanya ketegasan penerapan hukum, maka norma bangsa bisa tergerus kearah menghalalkan segala cara dan korupsi. Kekuatan ekonomi dan finansial akan menjadi raja,  diatas kekuatan norma dan hukum. Apalagi bila ada gap ketidak cukupan finasial juga belum teratasi. Itulah cakal bakal tidak korupsi yang tumbuh akibat tidak seimbang nya pembentengan norma dan hukum ditengah kamajuan teknologi, pola hidup mewah yang takluk oleh kekuatan finasial, kemewahan dalam diri insani suatu bangsa. Apakah kita akan membiarkan hal demikian tumbuh berkembang?. Atau segera diperkuat norma bangsa melalui memperkuatan generasi yang lebih muda  secara dini untuk menanamkan kesadaran dan kekuatan akan tata nilai, norma dan aturan agama serta penguatan Penerapan hukum di masyarakat.

Norma dan Ketaatan Hukum harus menjadi raja dalam norma pribadi di kehidupan masyarakat, harus diatas / menguasai kekuatan finansial, sehingga ketertiban, kesadaran, Norma dan Kekuatan Tata Nilai Bangsa terjaga dan makin membaik. Upaya perbaikan, mulailah dari diri sendiri, keluarga sendiri, perkantoran dan masyarakat dilingkungan kita masing masing. Setidaknya itulah pesan yang tertanam dalam setiap agama, dari Tuhan Yang Maha Esa. Bila tidak, semakin sebesar apapun lembaga KPK dibangun, tetap tidak menuntaskan permasalahan utamanya.

Syo.

 

Posted in Uncategorized | Comments Off on Perubahan Tata Nilai Bangsa

Dollar Naik, Beban Subsidi Bertambah

Gonjang Ganjing Ekonomi Membebani Subsidi.

Betapa tidak, bila mana terjadi ketidak berimbangan (unplanned scenario) aliran dana dan barang keluar versus masuk, terlalu banyak  import dibanding export, terlalu banyak dollar keluar dibanding masuk, bahkan sampai pada kebutuhan konsumsi rakyat kecil pun diimport, gonjang-ganjing dan keresahanpun mulai terjadi.

Aliran dana keluar boundary Nusantara yang lebih besar. Dollar menaik. Ketergantungan terhadap import naik, melemahkan daya tawar negeri Nusantara. Barang pangan import seakan naik jadi terlalu mahal bila dikonversi ke rupiah, terutama bagi rakyat. Al hasil kegelisahan masyarakat, jutaan rakyat kecil menjadi naik,  biaya hidup yang makin naik, nilai uang terasa mengecil dibanding nilai barang kebutuhan hidup dasar.

Masyarakat menengah kebawah dan tenaga kerja, gelisah menuntut perbaikkan bila merasa biaya untuk hidup sehari hari makin mahal. Peluang mencari tambahan dana juga tidak tersedia. Faktor kebutuhan primer (pangan biaya hidup dasar) terganggu, akan sangat dirasakan oleh jutaan masyarakat. Timbul gonjang ganjing ekonomi jika tidak diantisipasi cepat.

Diperlukan Solusi komprehensif jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Jangka pendek menurunkan harga kebutuhan biaya hidup sehari hari, menstabilkan dan menurunkan harga, jangka menengah membangun ketersediaan kebutuhan biaya hidup dan perolehan tambahan dana untuk durasi agak pangjang, jangka panjang panjang menyediakan dan memapankan kestabilan kebutuhan hidup masyarakat banyak dalam negeri, mengurangi biaya konsumsi BBM via mengutamakan transportasi masal murah, yang  sehat dan bergengsi. Menekan import barang untuk kebutuhan hidup primer rakyat mengganti via meningkatkan kemampuan penyediaan dari dalam negeri yang lebih banyak dan penyediaan lapangan kerja.

Gonjang ganjing dollar menaikkan nilai import untuk volume yang sama. Biaya subsidi BBM import naik karena rupiah tertekan dibandingkan dollar. Harga minyak import seakan makin mahal bila dirupiahkan. Sedangkan negeri ini harus import BBM untuk kehutuhan masyarakat setiap harinya, sampai sebesar 30-40% diimmport. Biaya bergerak masyarakay (transportasi) seakan menaik.

Kegelisaah pekerja akan meresahkan / menakutkan investor, menambah ketidak pastian bagi investor.  Bahkan melumpuhkan investor kecil dalam negeri yang baru tumbuh, berarti menyempitkan lapangan tenaga kerja.

Dollar yang tinggi dan bergerak naik terus, menyebabkan masyarakat menukar dan menyimpan uang dalam bentuk dollar, dan ini menyebabkan exportir memarkir dana di luar Nusantara. Dollar makin mahal karena menjadi terbatas. Dollar makin mahal.

Untuk menstabilkan dollar terhadap rupiah, langkah diatas perlu ditindak lanjuti, dan ketenangan masyarakat banyak dan pekerja perlu disegerakan, ketengan pengusaha perlu dibantu, kesempatan kerja diperluas, dan transportasi masal lebih diutamakan, dikembangkan. Disamping ketertiban hukum dan menekan kebocoran dana karena korupsi dan non efisiensi dampak program yang tidak tepat perlu diredam. Perkuat infra struktur ekonomi masyarakat secara tepat. Era transparansi dan non monopoli dikembangkan. Tumbuh kembangkan pengusaha lokal kecil, menengah agar jadi besar. Fasilitasi kebutuhan mereka secara tepat guna perkuatan lapangan kerja. Tenaga kerja terlatih diutamakan untuk menunjang kebutuhan tersebut.

Dollars stabil, turun terhadap rupiah, secara alami seakan menurunkan subsidi BBM (dari sisi biaya), Transportasi masal yang elegan, sehat dan membanggakan, dengan harga “murah” akan menekan volume konsumsi BBM subsidi. trotoar lebar bagus indah akan memudahkan masyarakat jalan sehat, banyak jalan dan menekan biaya transportasi jarak pendek yang sangat banyak jumlahnya di perkotaan. Masyarakat akan sehat seperti di Jepang, Korea, yang banyak jalan 2 x (15 s/d 25) penit perhari. Biaya kesehatan masyarakat turun.

Antar kota cukup pakai transportasi masal,  kereta, bus / travel elegan. Biaya pangan turun dan ketergantungan terhadap import turun jika aspek pertanian dijaga tetap menjadi perhatian utama pemerintah. Semahal apapun dibeli dari petani, nila uang tersebut akan beredar didalam negeri, tidak ada “Dollar Drain ke luar negeri”. Industri dalam negeri harus jadi raja dinegeri sendiri. Pangsa pasar indonesia jadikan untuk Indonesia, walau import boleh. Artinya bangga dengan produk sendiri dibudayakan, dicontohkan oleh para pemimpin. Jangan jadi asing di negeri sendiri. Bayangkan masyarakat Nusantara lebih bangga memakai barang import atar makanan berbasis import dari pada produk Nusantara. Budaya perlu dikaji untuk diluruskan.

Dalam halm pendidikan kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan menumbuhkan kecerdasan Nurani dan spiritual agar qolbu bersih. Bisa membedakan yang halal. benar dari yang tidak halal (hasil korupsi). TUMBUH KEMBANGKAN  kemampuan bangsa dalam pendidikan, dalam memilih yang benar menurut hati /qolbu / agama, agar norma MALU BERBUAT SALAH, MALU MAKAN YANG TIDAK HALAL, DAN CERDAS QOLBU BERIMBANG DENGAN KECERDASAN INTELEKTUAL. Agar tumbuh generasi bersih. Pemimpin masa depan yang bersih, dan masyarakat yang berbudaya.

Mudah mudahan kedepan,   Negeri Nusantara lebih bisa berbangga dengan kemajuan yang merata disegala sektor, terutama dinikmati seluruh lapisan masyarakat kecil, menegah besar secara berimbang, namun kuat dan setara dengan negara manapun didunia ini. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mandiri, kuat dalam etika, cerdas dalam qolbu yang berakhlak mulia serta maju dalam kecerdasan intelektual. Intelektual yang berakhlak bukan kering dan munafik.

 

Posted in Uncategorized | Comments Off on Dollar Naik, Beban Subsidi Bertambah

Sehat, Indah dan Nyaman

Jalan, Trotoar & Penyebrangan

Keindahan kota bila dikelola dengan perencanaan yang baik, dan diawali dengan cara pandang dan norma perencana yang baik.

Sehat, Indah dan Nyaman merupakan anugerah Tuhan yang selalu dicari orang.  Bahkan dengan biaya mahal sekaligus. Banyak orang berpergian kesuatu tempat dengan biaya yang mahal untuk mencari gabungan ketiga situasi ini.

Namun dikota besar Indonesia, upaya melestarikan 3 hal inisering dikorbankan. Hak hazasi manusia untuk 3 hal ini sering terabaikan, hanya oleh kesalahan pembiaran dan mungkin juga oleh keputusan yang sangat instant namun berakibat besar.

Kota yang sehat, memberikan fasilitas yang sehat, indah  dan nyaman bagi warganya. Kota dengan trotoar yang cukup lebar, sehat, indah, nyaman dan dirawat, akan mendorong warganya untuk lebih banyak berjalan kaki yang memberi dampak positifbuntul lebih sehat. Dengan disediakan transportasi masal yang juga sehat, indah dan nyaman akan mendorong warga menyukai untuk menggunakannya, sekaligus mangurai kekusutan lalulintas yang padat, serta terjadi penghematan BBM.

Design kota sehat pernah ada diibu kota negara, propinsi dan kabupaten negara Nusantara ini, namun kini tercemar atau menghilang karena alasan toleransi yang salah, atau oleh pejabat yang tidak futuristik dan berfikir serba instatns.

TROTOAR jadi tempat dagang, jadi tempat parkir, tempat pot bunga atau pohonan baru penghijauan kota, atau kaki jembatan penyeberangan, kaki tiang iklan, kaki  rambu lalulintas, tiang listrik dengan alasan kepentingan publik, namun diletakkan seenaknya. Dari kesalah demi kesalahan, tumbuh juga pajak dan pungli bisnis liar. Itulan Kota di Negara Nusantara kini. Generasi baru, melihat, itulah yang standard di kota dan menjadi herang bila berkunjung ke Manca nagara, kok semua serba tertata. Padahal di Nusantarapun dahulunya tertata seperti di negeri sana. Belanda meninggalksn banyak contoh  tata kota, khusus standard jalan yang baik. Rusak oleh pejabat instant, ex politikus jadi pejabat. Warga jadi korban.

Sandainya saja, jalan bagus, dilengkapi trotoar sekebar 1,5 – 2 meter, maka pejalan kaki akan nyaman, sehat dan kota terasa indah. Kalaupun ada kendaraan, hanya sepeda yang boleh ditrotoar (bila troar lebar 2m).  Jalan 15 – 20 menit (ekivaken 1500-2000m) pagi adalah sehat. Pulangnya 15-20 menit lagi. Telah sesuai anjuran dokter jantung untuk olah raga sehat. Ini jebiasaan di kotavEropah, Jepang, Korea dan kota besar kainnya. Kaoan di Nusantara ini.

STANDARD BANGUNAN

Alangkah baiknya bila ada standard dari negara dalam membangun menata kota. Standardisasi bangunan bisa menjadi alat kontrol kendali pembangunan dan anggaran negara / APBN. Perbedaan tiap kota hanya factor lokasi. Bila sudah pernah ada, kenapa tidak diaplikasikan?.

KONTROL MASYARAKAT

Hak azasi manusia hendaknya mulai ikut mengontrol hak pejalan kaki, agar penyalah gunaan hak pejalan kaki oleh siapapun berjalan baik, mengkoreksi kesalahan kesalahan yang ada.

Semoga kota Negeri Nusantara , menjadikan Sehat, Indah dan Nyaman itu ada dimana mana, disetiap kota. Itu hanya akan makin terbangun bila mind set Sehat, Indah dan Nyaman dalam persepsi warga kota terbangun nersta dan membaik. Prmerintah kota turut membangun tata nilai dalam mindset warga tersebut.

Posted in Uncategorized | Comments Off on Sehat, Indah dan Nyaman